KELOMPOK PETANI TERNAK
“ ROWAT BUNTAR”
Desa Berare Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa - NTB
“ ROWAT BUNTAR”
Desa Berare Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa - NTB
Berare, Februari 2014
No : 001/ROWAT
BUNTAR/II/2014 Kepada
Yth;
Lamp : 3 (tiga) Exp. Bapak Gubernur Nusa Tenggara Barat
Hal : Proposal PSBP (BANSOS) Cq. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan
Hewan Propinsi NTB
di -
M a t a r am
Lamp : 3 (tiga) Exp. Bapak Gubernur Nusa Tenggara Barat
Hal : Proposal PSBP (BANSOS) Cq. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan
Hewan Propinsi NTB
di -
M a t a r am
Dengan
hormat,
Bersama
ini kami dari Kelompok Tani Ternak “ROWAT
BUNTAR” Desa Berare Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa mengajukan
Proposal Penyelamatan Kerbau Melalui Program Penyelamatan Sapi/Kerbau Betina
Produktif (BANSOS).
Untuk
itu kiranya dapat dipertimbangkan, bantuan Bapak sangat kami harapkan guna
meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani peternak khususnya di sektor
peternakan yang sedang kami jalani dalam wilaya Desa Berare Kecamatan Moyo
Hilir Kabupaten Sumbawa.
Demikian
Proposal ini kami ajukan, atas bantuan Bapak kami sampaikan banyak terimakasih.
Kelompok Tani Ternak
“ROWAT BUNTIR”
“ROWAT BUNTIR”
SEKRETARIS KETUA
MANJAWAKANG MAKARODA
Tembusan disampaikan kepada Yth
:
1. Bupati Sumbawa di Sumbawa Besar
2. Kapala Dinas Peternakan Kabupaten Sumbawa di Sumbawa Besar
3. Camat Moyo Hilir di Moyo Hilir
4. Kepala Desa Berare di Berare
5.KUPT Moyo Hilir di Moyo Hilir
6. Arsip.
1. Bupati Sumbawa di Sumbawa Besar
2. Kapala Dinas Peternakan Kabupaten Sumbawa di Sumbawa Besar
3. Camat Moyo Hilir di Moyo Hilir
4. Kepala Desa Berare di Berare
5.KUPT Moyo Hilir di Moyo Hilir
6. Arsip.
HALAMAN PENGESAHAN
1.
JUDUL PROPOSAL :
PENYELAMATAN SAPI/KERBAU BETINA PRODUKTIF
2.
KELOMPOK TANI :
KELOMPOK TANI TERNAK ROWAT BUNTAR
3.
TAHUN BERDIRI :
TAHUN 2010
4.
ALAMAT :
DESA BERARE KEC. MOYO HILIR
5.
JUMLAH ANGGOTA :
13 ORANG
6.
KELAS KELOMPOK TANI :
7.
KETUA KELOMPOK :
MAKARODA
8.
JENIS KELAMIN :
LAKI LAKI
9.
ALAMAT RUMAH :
DESA BERARE KEC. MOYO HILIR
10. TELPON/HP :
Moyo Hilir, 5 Februari 2014
MENGETAHUI :
PENYULUH PERTANIAN LAPANGAN KETUA KELOMPOK TANI TERNAK
PENYULUH PERTANIAN LAPANGAN KETUA KELOMPOK TANI TERNAK
“ROWAT
BUNTAR”
SYAHABUDDIN MAKARODA
NIP.
19690120 200501 1 001
MENYETUJUI,
KEPALA
DESA BERARE KEPALA
UPT PRODUKSI DAN KESWAN
MOYO HILIR
H. AHMAD, S.H. Ir.
SURYANI
NIP .
19660116 199203 2 001
CAMAT MOYO HILIR KEPALA
DINAS PETERNAKAN
KABUPATEN SUMBAWA
KABUPATEN SUMBAWA
Ir.
SYAFRUDDIN NUR
NIP.
19650605 199203 1 026
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Pembangunan
Peternakan pada dasarnya suatu kegiatan untuk memanfaatkan dan mengelola Sumber
Daya Alam berupa lahan, ternak, dan pakan ternak serta faktor produksi lainnya
yaitu modal dan tenaga kerja guna dapat menyediakan pangan hewani (khususnya
daging) untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat yang sangat besar dan
terus meningkat sedangkan produksi dalam negri belum mampu untuk mencukupinya.
Menyadari hal
tersebut diatas Pemerintah Pusat
menetapkan percepatan Pencapaian Swasembada Daging Sapi dan Kerbau
2013 (PSDSK – 2014). Tujuannya adalah
mempercepat pencapaian swasembada daging didalam negeri untuk memenuhi
permintaan konsumsi masyarakat Indonesia, mengurangi ketergantungan import
terhadap daging dan sapi bakalan serta meningkatkan efisiensi dan efektifitas
usaha budidaya ternak ruminansia.
Salah satu
langkah operasional dari program – program tersebut adalah insentif dan penyalamatan sapi/kerbau
betina produktif dengan orientasi agribisnis dengan harapan dapat meningkatkan
populasi sapi dan kerbau dalam rangka mendukung keberhasilan NTB-BSS tahun 2013 dan program PSDS/K 2014 sekaligus
meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para peternak.
Potensi
Pengembangan Agribisnis Peternakan Kerbau di NTB khususnya di Kabupaten Sumbawa
sangat besar dan Prospektif karena ditunjang oleh jumlah dan kemampuan alami
tenaga kerja (Petani Ternak) yang tersedia, keunggulan ternak lokal yang
dimiliki, permintaan akan tenak maupun produk asal ternak sangat besar serta
daya dukung lahan yang masih cukup luas. Kondisi –kondisi tersebut diatas
merupakan peluang sekaligus tantangan yang sangat cukup besar untuk
mengembangkan usaha peternakan kerbau berbasis sumber daya lokal di NTB
khususnya di Kabupaten Sumbawa.
Pemotongan
Betina Produktif di NTB sangat tinggi sekitas 20% dari total sapi/kerbau yang
dipotong, hal ini disebabkan karena adanya desakan ekonomi dan rendahnya
pemahaman masyarakat terhadap pentingnya
memelihara sapi/kerbau betina produktif sebagai sumber ternak bibit. Berangkat
dari hal tersebut diatas kami selaku petani ternak yang tergantung dalam
kelompok tani ternak “Rowat Buntar” desa
Berare Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa mengajukan Bantuan Dana untuk
ikut ambil bagian dalam kegiatan Pengendalian Pemotongan Sapi/Kerbau Betina
Produktif melalui Program Penyelamatan Sapi/Kerbau Betina Produktif.
B.
MAKSUD
DAN TUJUAN
1.
Maksud
Adapun Maksud
dari kegiatan ini adalah :
-
Menekan angka pemotongan Ternak Betina Produktif
baik ternak sapi maupun kerbau
-
Mencegah terjadinya pemotongan Sapi/Kerbau
betina produktif
-
Mempertahan/meningkatkan Populasi Ternak Kerbau
Sumbawa
-
Tabungan masyarakat untuk membiayai kebutuhan
rumah tangga, seperti ongkos ibadah haji, biaya pendidikan, biaya pengolahan
dan pembelian bibit pertanian dan lain-lain.
2.
Tujuan
Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan ini
adalah :
-
Terselamatkannya ternak betina yang masih
produktif
-
Mempercepat peningkatan populasi ternak
-
Mempertahankan populasi betina produktif
-
Membangun sentra pembibitan ternak kerbau
Sumbawa sebagai pusat pembangunan, penangkaran, pemurnian dan sumber bibit
untuk memenuhi kebutuhan dalam wilayah Propinsi NTB, regional maupun global.
BAB II
POTENSI YANG DIMILIKI KELOMPOK TANI
POTENSI YANG DIMILIKI KELOMPOK TANI
A.
POTENSI SUMBER DAYA MANUSIA (SDM)
Kelompok Tani Ternak Rowat Buntar terletak di Desa Berare Kecamatan Moyo Hilir
dengan jumlah Angota 14 orang yang
sebagian besar bermata pencaharian petani
peternak, dimana anggota kelompok memiki pendidikan yang beragam dari
yang berpendidikan SD sampai dengan SMA serta memiliki pengalaman/bakat
berternak yang diwarisi secara turun temurun dari terdahulunya.
Kegiatan usaha peternakan di kabupaten Sumbawa
khususnya di Desa Berare telah menjadi salah satu budaya dan prestise
masyarakat dengan pola pemeliharaan Extensif Tradisional atau system Ranch
Tradisional dimana ternak-ternaknya
dilepas dilahan-lahan yang kosong atau gunung untuk berkembang secara alami.
Seiring dengan perkembangan teknologi di bidang peternakan maka saat ini pola
usaha peternakan secara bertahp akan menjadi usaha pokok baik secara di
usahakan secara semi intensif maupun intensif dengan harapan kelompok Tani
Ternak ROWAT BUNTAR akan lebih baik dan dapat di jadikan sebagai contoh bagi
kelompok lainnya.
B.
POTENSI SUMBER DAYA ALAM
Peluang peternakan di Kabupaten Sumbawa masih cukup besar,
sebagaimana data potensi atau sumber
daya yang ada saat ini, dan Untuk mendukung program Nasional P2SDS/K 2014 serta
memenuhi permintaan ternak potong dan bibit dariluar daerah seperti Kalimantan
Tengah,Kalimantan Timur, Sumatra Selatan, Jawa dan DKI, tentulah pemerintah
daerah harus mampu mengatur dan menata sacara baik atas permintaan dari luar
daerah tersebut sehingga kedepannya Kabupaten Sumbawa tidak menjadi daerah
pengimport ternak dan tetap eksis sebagai daerah produksi.
Lahan yang dimiliki oleh masing – masing anggota kelompok
cukup besar dan belum dimanfaatkan secara maksimal dan akan digunakan untuk
mengembangkan usaha peterrnakan melalui program penyelamatan betina produktif.
Kelompok kami memiliki lahan untuk pengembalaan + 15 Ha yang
dikelilingi persawahan/lahan pertanian dan sangat cocok dikembangkan usaha
peternakan karena selalu tersedia pakan ternak dari limbah – limbah pertanian yang melimpah sebagai pakan ternak
sepanjang tahun serta memiliki fasilitas jalan produksi ke lokasi padang
pengembalaan milik kelompok.
Potensi lain untuk mendukung pengembangan Peternakan di
kelompok kami adalah :
Ketersediaan sumber pakan sepanjang tahun
a. Rumput alam
dan semak yang tersedia di Lar ataupun lahan – lahan pertanian/perkebunan di
musim penghujan.
b. Limba
pertanian seperti jerami dan jagung atau palawija lainnya yang melimpah pada
waktu panen dan dijadikan Amonisi Jerami dan Selase Jagung sebagai pakan ternak
yang berkualitas serta bisa dijadikan stok pakan di musim kemarau.
C.
JUMLAH DAN JENIS TERNAK YANG DIMILIKI
Populasi yang dimiliki oleh anggota kelompok adalah ternak
Sapi ± 45 ekor
dan juga anggota kelompok yang memiliki Ternak Kerbau dan Kuda.
D.
FASILITAS
DAN SARANA PENDUKUNG
-
Disekitar
lading pengembalaan berdekatan dengan lahan pertanian sehingga disaat panen
limbahnya dapat dijadikan sumber pakan ternak dan dapat disimpan dalam waktu
yang lama, daik dalam bentik diawetkan maupun diberikan langsung, sehingga
ternak sepanjang tahun tidak kekurangan pakan.
-
Kandang
Kumpul
-
Sumber
air minum
E.
PERMASALAHAN
YANG DIHADAPI KELOMPOK
Tingginya
pemotongan betina produktif tersebut disebabkan karena adanya desakan ekonomi
dan rendahnya pemahaman masyarakat terhadap pentingnya memelihara ternak betina
produktif sebagai sumber ternak bibit. Dengan adanya kegiatan IPBP yang telah
dilaksanakan sejak tahun 2010 sangat membantu dalam pengendalian pemotongan
ternak betina produktif.
Dengan
keterbatasannya modal yang kami miliki, kelompok Rowat Buntar sangat berharap
bantuan modal untuk mendukung program Penyalamatan Sapi/Kerbau Betina
Produktif.
BAB III
RENCANA PENGGUNAAN DANA BANTUAN PEMERINTAH
RENCANA PENGGUNAAN DANA BANTUAN PEMERINTAH
A.
DUKUNGAN
YANG DIHARAPKAN
Kelompok Tani Ternak Rowat Buntar sangat mengharapkan
bantuan dari program pemirintah yand sedang digalakan untuk mengsukseskan
program NTB Bumi Sejuta Sapi dan PSDS/K 2014 berupa dana melalui Program
Penyelamatan Sapi/Kerbau Betina Produktif.
B.
RENCANA
USAHA KELOMPOK (RUK)
|
No
|
Uraian Kegiatan
|
Volume
|
Satuan
|
Harga satuan
(Rp) |
Jumlah
|
|
1
|
Ternak
|
|
|
|
|
|
|
a.
Kerbau Betina Produktif
|
40
|
Ekor
|
5.500.000
|
220.000.000
|
|
|
b.
Kerbau Siap Potong
|
10
|
Ekor
|
6.000.000
|
60.000.000
|
|
|
280.000.000
|
||||
|
2
|
Operasional/Penunjang
|
|
|
|
|
|
|
a.
Perbaikan Kandang
|
1
|
Paket
|
6.000.000
|
6.000.000
|
|
|
b.
Ops.Recorder Kelompok
|
3
|
Paket
|
800.000
|
2.400.000.
|
|
|
c.
Honor PKB
|
12
|
Bulan
|
300.000
|
3.600.000
|
|
|
d.
Ops. Pendampingan Kelompok
|
3
|
Paket
|
1.200.000
|
3.600.000
|
|
|
e.
Alsin
|
1
|
Paket
|
2.000.000
|
2.000.000
|
|
|
f.
Pengembangan HMT
|
1
|
Hektar
|
3.000.000
|
3.000.000
|
|
|
g.
Administrasi
|
1
|
Paket
|
1.000.000
|
1.000.000
|
|
|
h.
Marking Ternak
|
1
|
Paket
|
5.000.000
|
5.000.000
|
|
|
i.
Obat – obatan
|
1
|
Paket
|
4.000.000
|
4.000.000
|
|
|
|
||||
|
J u m l a h
|
|
||||
C.
RENCANA PENGEMBANGAN KELOMPOK
Pembangunan usaha peternakan Kelompok Tani Ternak Rowat
Buntar direncanakan melalui Program Penyelamatan Sapi/Kerbau Produktif
akan membeli ternak betina produktif melalui RPH, Pedagang Maupun Kelompok Tani
Ternak yang lain.
Kelompok Rowat Buntar akan langsung melakuakn
penyelamatan Kerbau betina produktif dengan orientasi agribisnis. Kegiatan ini
diharapkan dapat meningkatkan populasi kerbau dalam rangka mendukung keberhasilan
Program PSDS/K 2014 dan NTB BSS tahun
2013 sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan Kelompok dan peternak.
BAB IV
PENUTUP
PENUTUP
Dari uraian diatas dapat ditarik
beberapa kesimpulan sebagau berikut :
1. Dari
dana yang diberikan dapat memberi keuntungan dan kesejahteraan bagi kelompok
dan anggotanya serta akan terjadi peningkatan populasi ternak.
2. Sebagai upaya preventif di sisi hilir
diperlukan penyelamatan kerbau berina produktif di Rumah Potong Hewan (RPH)
supaya tidak dipotong, untuk menjaga populasi Kerbau induk agar jumlahnya tidak
terus berkurang. Dengan demikian kelangsungan perkembangbiakannya akan terus
terjaga dan berlanjut dalam rangka menjamin terjadinya pertumbuhan/peningkatan
populasi Kerbau.
3. Melakukan
Penyelamatan Ternak Betina Produktif sesuai amanat undang – undang No. 18 Tahun
2009 (pasal 18; ayat 2) tentang Ternak ruminansia betina produktif dilarang
disembelih.
4. Kegiatan
IPBP ini merupakan salah satu kegiatan dari Program Swasembada Daging
Sapi/Kerbau (PSDS/K).
5. Dalam
Usaha Penyelamatan Sapi/Kerbau Betina Produktif dapat dipastikan adanya
peningkatan populasi ternak sehingga bisa membantu mensukseskan program
pemerinta menuju NTB Bumi Sejuta Sapi (NTB – BSS).
KELOMPOK PETANI TERNAK
“ ROWAT BUNTAR”
Desa Berare Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa - NTB
“ ROWAT BUNTAR”
Desa Berare Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa - NTB
DATA ANGGOTA KELOMPOK TANI TERNAK ROWAT BUNTAR
|
No.
|
Nama
|
Jabatan
|
Alamat
|
Pendidikan
|
|
1
|
MAKARODA
|
Ketua
|
Ds. Berare Kec. Moyo Hilir
|
SMA
|
|
2
|
MANJA WAKANG
|
Sekretaris
|
Ds. Berare Kec. Moyo Hilir
|
SD
|
|
3
|
SAPRI ABDULLAH
|
Bendahara
|
Ds. Berare Kec. Moyo Hilir
|
SD
|
|
4
|
SAMBU AHO
|
Anggota
|
Ds. Berare Kec. Moyo Hilir
|
SD
|
|
5
|
SANAPIAH
|
Anggota
|
Ds. Berare Kec. Moyo Hilir
|
SD
|
|
6
|
SAMSUDDIN. A.
|
Anggota
|
Ds. Berare Kec. Moyo Hilir
|
SD
|
|
7
|
ROSDIANA
|
Anggota
|
Ds. Berare Kec. Moyo Hilir
|
SMA
|
|
8
|
ZAENUDIN
|
Anggota
|
Ds. Berare Kec. Moyo Hilir
|
SD
|
|
9
|
JAYADI
|
Anggota
|
Ds. Berare Kec. Moyo Hilir
|
SD
|
|
10
|
AGUS ARDIANSYAH
|
Anggota
|
Ds. Berare Kec. Moyo Hilir
|
SD
|
|
11
|
RASIDI PATA
|
Anggota
|
Ds. Berare Kec. Moyo Hilir
|
SD
|
|
12
|
HASANUDIN
|
Anggota
|
Ds. Berare Kec. Moyo Hilir
|
SD
|
|
13
|
SITI RATNA
|
Anggota
|
Ds. Berare Kec. Moyo Hilir
|
SD
|
|
14
|
H. ROSIDIN
|
Anggota
|
Ds. Berare Kec. Moyo Hilir
|
SD
|
|
15
|
GUNAWAN
|
Anggota
|
Ds. Berare Kec. Moyo Hilir
|
SD
|
|
16
|
SUPARDI
|
Anggota
|
Ds. Berare Kec. Moyo Hilir
|
|
|
17
|
AMIRUDDIN
|
Anggota
|
Ds. Berare Kec. Moyo Hilir
|
SMA
|
|
18
|
ALAMSYAH
|
Anggota
|
Ds. Berare Kec. Moyo Hilir
|
SMA
|
|
19
|
RIYAN MUAMAR
|
Anggota
|
Ds. Berare Kec. Moyo Hilir
|
SMA
|
|
20
|
JONI
|
Anggota
|
Ds. Berare Kec. Moyo Hilir
|
SD
|
|
21
|
H. A. AZIS. AMIN
|
Anggota
|
Ds. Berare Kec. Moyo Hilir
|
SMA
|
|
22
|
ZAENUDIN. A
|
Anggota
|
Ds. Berare Kec. Moyo Hilir
|
SD
|
|
23
|
SAHODA
|
Anggota
|
Ds. Berare Kec. Moyo Hilir
|
SMA
|
|
24
|
ABAS
|
Anggota
|
Ds. Berare Kec. Moyo Hilir
|
SD
|
|
25
|
MASTAR IBRAHIM
|
Anggota
|
Ds. Berare Kec. Moyo Hilir
|
SD
|
MENGETAHUI
KELOMPOK TANI TERNAK ROWAT BUNTAR
KELOMPOK TANI TERNAK ROWAT BUNTAR
SEKRETARIS KETUA
MANJA
WAKANG MAKARODA