Sahabatku
yang baik hatinya.
Dan
inzaAllah sejahterah jiwanya,
Sebenarnya kita sama.
Kita
sama sama manusia.
Dan
kita sama sama mempunyai ambisi untuk menjadi baik.
Tapi
pilihan kita terkadang berbedah.
Di
dalam tulisan yang mungkin tidak sempurna ini.
Cobalah
sejenak kita meNetralkan pikiran tantang nilai “Benar “ atau “Salah” dari sebuah
pilihan.
Cobalah
memandang keIndahan Dari setiap
tindakan.
Dalam
ruangan perkuliahan
Terkadang
bangku depan dan belakang di permasalakan,
Padahal
disana terdapat ke INDAHAN PIHANAN yang beragam.
Orang
orang yang MEMILIH BANGKU DEPAN adalah orang orang SEDIKIT EGOIS yang cenderung
CERDAS.
Mereka
adalah orang orang yang berambisi tinggi.
Mereka
igin lebih mendekatkan diri dengan sumber ilmu guna mendapat pemahaman yang lebih
sempurna untuk dirinya .
SEDANGKAN
orang orang MEMILIH BANGKU BELAKANG adalah orang orang Yang MULIA.
Mereka adalah orang orang yang begitu menyayangi sesamanya
dan mereka lebih mementingkan teman kerabatnya dari pda kepentingan dirinya.
Hingga
Mereka dengan tulus menyerahkan posisi terindah (bangku depan) kepada yang di
kasihinya.
UNTUK
ORANG YANG DI BANGKU DEPAN
CINTAILAH
MEREKA YANG DI BANGKU BELAKANG
DAN BERBAIK HATILAH KEPADA MEREKA.
HARHAILAH
MERAKA
DENGAN
SELEMBAR CONTEKAN
DI
UJIAN SEMESTER YANG AKAN DATANG.
Dari Anas r.a :
Rasulullah saw bersabda, "Tidak sempurna
iman seseorang sebelum ia mencintai
saudaranya melebihi dirinya sendiri".
SEMOGA
KITA TERMASUK ORANG ORANG YANG BERIMAN
“aminnnn”
GAM
(Gila
Azhar Makaroda)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar