Dalam ruangan perkuliahan
Tak sengajah kulihat Gula hidup
yang termanis di antara mahluk
dia terselimuti kain solehah
mawar merah di bawah hidungnya
berbicara tentang surga
cahaya matahari di bawa alis nya
menembus kedada
hingga bercengramah dengan asmara
Asmaraku bangkit terkadang berontak
membentur bahkan merampas pikiran
hingga api kerinduan berkobar
Kerinduanku akan dirinya
membunuh isi dunia
hingga sepi yang terasa
aku tak bisa bersamanya
aku hanya bisa melihatnnya di ujung mata
karena pagar-pagar agama melingkarinya
dalam sujud
aku berdemonstrasi pada tuhan
tentang hati yang mulai berfungsi
untuk mencintai dan dicintai
tuhan masih tetap diam
setia pada undang undangnya yang menentang
aku protes pada tuhan
kenapa perasaan manusiawi ini dicekal
tuhan masih saja diam
dan akupun terdiam
sambil berbagi rasa dalam kerinduan
bersama setan asap yang ku hisap
bersama setan cair yang ku teguk
aku mabuk
bukan mabuk tuak
hanya mabuk cinta di kedai Gula
beduk dan azan datang menyambar
aku tersadar
tersadar dari kesesatan
kesesatan cinta yang mengusir tuhan
Tuhan,maafkan aku
sekuatnya ku alihkan tenaga
untuk patuh dijalur Nabi
ku sempatkan lidah
untuk ucapkan mantra-manta tasbih
Tapi hasrat masih saja menggila
tuhan sunggu aku cinta dia.
ku cinta dia tampa sengajah
entahh bagai mana akhir dari cerita duka CINTA ini
11 Mei 2013
(GAM)_G. Azhar Makaroda
Tidak ada komentar:
Posting Komentar