Selasa, 18 Maret 2014

Surat Maaf Untuk Niyla

    Hay Mbak…

Saya minta maaf..saya telah melibatkan diri anda dalam dosa saya ,
Sunggu saya tidak perna berniat untuk itu. anda sebagai orang yang beragama tolong jelaskan pada saya.
Ini SALAH siapa……?

     “Saya hanya manusia yang tumbuh, yang kini telah beranjak menjadi dewasa.
Apa SALAH jika saya tertarik pada Anda ?”

     “Dalam keangkuhan, Terkadang saya menyalahkan anda yang bigitu istimewa di mata saya, keindahan dan kesederhanan anda merampas pikiran saya . Saat ini Saya akui saya jatuh hati pada anda dan saya tidak bisa berbuat apa-apa untuk mencegahnya, karana saya hanya manusia yang terbatas kemampuannya. seharus   ini SALAH Anda, sebab anda pantas untuk  di jatuhi hati?”.

     “ Hati dan Pikiran saya tak perna berniat untuk memproduksi perasaan seperti ini. Tapi tuhan mengadakan perasaan seperti ini dan sebegitu dini terhadap saya untuk anda , apakah Tuhan pantas untuk disalahkan atas kejatuhan hati saya terhadap anda?”

Sakali lagi saya minta maaf kepada anda kerena melibatkan anda dalam dosa saya (perasaan Dewasa saya). Saya hanya orang awam, sunggu saya tidak mengerti apa apa, yang saya tahu saya lelah terhadap ini semua,,,
Saya  dan diri anda adalah sama-sama karya tuhan,tolong bantulah saya untuk bejalan di jalan tuhan.

 Terimakasi,
SAYA TUNGGU RESPON ANDA_"GAM"

Gila Azhar Makaroda

Bangun



Hayyy,, bangunlah.
hari telah menyatakan warnanya.
bangunlah, bangunlah dari tidur pengusir lelah,
bangunlah, fungsikan tenaga untuk tidur dengan mata terbuka
untuk bermimpi dengan tangan yang nyata
bangunlah……

kamu adalah nahkoda bagi nasibmu.
kamu adalah tuan dari takdirmu.
maka bangunlah…

Gila Azhar Makaroda
(GAM)
from : Kumpulan Bacaan

Perubahan Mengambil Sahabatku



Selamat datang perubahan.
aku menyambutmu dengan heran.
didalam hati yang setia ini
air mata bersetubuh dengan Tanya.

apakah harus berubah ?
apakah yang selama ini ada
belum cukup indah ?
apakah kesempurnaan yang kau cari
memang benar adannya ?

entahlah. Sahabatku.

yang jelas kau tinggalakan aku.
atas dalih perubahan kau menjauh.

ow… sahabatku.
selamat menjadi dirimu yang baru.

basuhlah ingatanmu
agar tak ada lagi najis ku ditubuhmu.

biarkan aku merindukanmu.
biarkan aku merindukan dosa kita
dalam surga yang kita ciptakan bersama
     lewat tawa
     lewat air mata
     lewat roti kusam yang kita belah dua.

selamat datang perubahan.
silahkan kau ambil semuanya.

kacang meninggalkan kulitnya
atas dalih perubahan : Tak apalah...!
   
Gila Azhar Makaroda
(GAM)

SURAT UNTUK KAWAN AFRIKAKU (SAHABAT HITAM)



Hay sahabat Afrikaku, apakah kau masi hitam ?
apakah jalanmu dan jalanku masih suram ?
 apakah benar hatimu dan hatiku masi kelam ?

  Tolong jangan tanyakan pada tuhan tentang itu semua, semua malaykat disekitar kita hanya bergaul dengan sesamanya. “Faktor lingkunngan 70 % berpengaruh” begitulah rumus produksi ternak,ahahahaa. tapi para malaykat benarkan itu semua dan mereka mengaktualisasikan dalam kehidupan mereka.

 Oh, kawan Afrikaku, kita jangan tanyakan tentang diskriminasi ini. Kita tak boleh bersedih,berdirilah tegak. Genggamlah tangan hitamku, Jika kau tak bisa tegak pura puralah tegak.
Hisablah asab tembakau sesat kita ketika kau bosan dengan dunia dan minumlah dosa arak kita untuk berrekreasi ke dunia lain.
 
Aku tau, tawamu dan tawaku bukanlah tawa, hanya pengalihan dari tangis yang kita sembunyikan bersama.
Kawan Afrikaku, jatuh hatilah kau padaku, jangan  pada malaykat. Kita terlalu buruk untuknya.
 Oh, kawan Afrikaku.
bagaimanapun kotornya kita, kita tak boleh mengotori mereka.
bagaimanapun kasarnya kita, kita tak boleh mengkasari mereka.
sebab mereka sangat menggilai surga.

Gila Azhar Makaroda
(GAM)

Camelia Sang Merpatiku



Burung Merpati Pujaan ku
terbang kesana kemari.
  katanya sang angin begitu
  di dalam isu.

cantik wajahmu,
merah paruhmu,
bening matamu,
serta indah tubuhmu

  menarik untuk ditarik
  mengundang untuk di undang
    
     undangan adalah kehormatan
     tapi mengapa kau terlena dengan jamuan.

Camelia sang merpatiku :
dikau bermain dibeberapa gelanggang
atas nama asmara.

   gelanggang asmara
  adalah gelanggang dewa dewa bertopi pujangga.
bermain kata kaka
untuk mendapatkan isi dada.

entahlah..
bagaimana nasib isi dadamu

Aku yang mendengar kabar itu:

 di hina cinta yang belum kutaungkan
ke telingamu.
 terhianati tampa janji
  cemburu tampa kau tau
     terdiam membatu

   diam bukanlah diam
   hanya mendiamkan hati yang runtuh
 reruntuhannya menindih tubuhku.

sakit sunggu sakit
 kecewa aku kecewa

beruntung tenaga
masih tersisa
  walau untuk sekedar membalut luka.

Waktu berjalan dengan semu.
tongkat tongkat takdir menopangku.
membawaku pada “sembuh”

ahahahaaa hahhaa
tawaku bangkit dari kuburnya
    membingkai bibir,
     meringankan langkah
  memberi warna pada mata

aku berjalan seperi di atas pelangi
bukan pelangi bidadari
    melainkan:
pelangi purba yang bangkit kembali.

Siang dan malam
  menghalau tak bosan.
Entah setelah beberapa musim,

 tampa angin
  tampa hujan
   tampa badai
bahkan tampa salam.

Kau si burung merpati
 datang kembali dalam sendiri.
Sayap indahmu
menggusurku ke surga
  aku bahagia.
 ku ihlaskan cakarmu
  yang dulu merobek dada tampa sengaja.

Ahahha ahahhaa
 tawaku terpacu,
   keberanianku mengebuh gebuh.

Dan Ku hidang cinta di piring jenaka.
kau tertawa:
   entah;
 kau suka atau tidak
    yang ku tau;
 kau tak percaya.

burung merpatiku,
cicipilah,
lidahmu pekakanlah,
sebab cinta hanya bisa rasa.

Gila Azhar Makaroda
(GAM)